Senin, 25 April 2016

MENJAWAB TUDUHAN TERHADAP KRISTEN: YESUS BUKANLAH TUHAN. YESUS BUKANLAH ALFA DAN OMEGA


Bejo menasihati temannya dengan semangat: "Kamu itu jangan cuma mimpi, tetapi harus bermimpi untuk meraih masa depan yang berhasil". Maksudnya dengan bermimpi tertuang dalam kalimat "Make your dreams come true", yang membuat seseorang tetap bergairah untuk meraih apa yang diinginkan, tanpa terpengaruh dengan segala bentuk gangguan. Sedangkan orang yang cuma mimpi menginginkan sesuatu tetapi tidak melakukan apapun, yang diliputi kekuatiran tanpa dapat melihat adanya harapan, dengan kecenderungannya selalu menyalahkan orang lain.
Polemikus Islam menolak ayat dalam Wahyu 1:8 yang menyatakan: "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa." (band. Why. 21:6, 22:13) sebagai bukti ayat pendukung dari Keilahian-Nya. Penolakkan tersebut didasarkan pada tuduhan kalau kitab Wahyu bukanlah firman Tuhan, melainkan merupakan catatan Yohanes dari semua mimpi yang diperolehnya saat di pulau Patmos. Polemikus Islam mempertanyakan: "Bagaimana mungkin mimpi dapat dijadikan dasar dalam berkeyakinan, yang akan ikut menentukan baik buruknya kehidupan di masa yang akan datang?".
Menuduh pewahyuan yang diterima oleh Yohanes di pulau Patmos sebagai mimpi merupakan ironi, dikarenakan Islam juga meyakini pewahyuan yang diterima Muhammad di gua Hira, atau andaikan yang menyatakan sebagai mimpi orang atheis yang rasionalis masih masuk akal. Tuduhan tersebut seolah Islam tidak meyakini jika mimpi memiliki pesan, padahal dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhorri, diceritakan sewaktu selesai salat Muhammad bertanya kepada yang ikut salat: "Siapa di antara kalian yang bermimpi tadi malam?". Sewaktu mendengar mimpi yang diceritakan seseorang Muhammad berkata: "Sesuai kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala" (Shahih Muslim no. 4220). Sebagai fakta bahwa mimpi memiliki makna khusus, karena Muhammad juga menceritakan mimpinya lebih dari satu kali.
Dalam Wahyu 11:3-9 diceritakan menjelang akhir zaman, akan turun dua orang nabi yang memiliki kuasa luar biasa, namun pada akhirnya dua nabi tersebut akan dibunuh. Sedangkan mengenai mayat mereka dalam ayat 9 dikatakan: "Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan". Ayat 9 sedang menunjukkan untuk dapat menggenapi kebenaran cerita tersebut, harus tersedia perangkat satelit dan televisi untuk dapat orang dari segala bangsa, suku, bahasa dan kaum, melihat mayat mereka di Timur Tengah dalam tiga setengah hari.
Melalui salah satu bukti di atas keakuratan yang ditulis dalam kitab Wahyu tidak perlu diragukan (walaupun Polemikus Islam menuduh sebagai catatan mimpi), dengan begitu pengakuan Yesus "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa." yang diterima Yohanes bisa dipercaya kebenarannya. Dan pernyataan Yesus tersebut tidak bertentangan dengan hakekat-Nya sebagai firman Allah, karena Alfa berhubungan dengan "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." (Kej. 1:1-3; Yoh. 1:1), sedangkan Omega seperti yang Yesus katakan: "firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman." (Yoh. 12:48).
Polemikus Islam mencoba dengan berbagai macam cara untuk mengingkari Keilahian Yesus, dengan memfitnah Injil tidak ditulis oleh para murid Yesus, menuduh Paulus sebagai pendiri agama Kristen dan kitab Wahyu hanya catatan dari mimpi Yohanes, semua itu tidak akan menghentikan iman orang Kristen. Seperti orang Islam tetap mempercayai al-Quran walaupun Salman Rusdi menuduhnya sebagai ayat-ayat Setan. Tetapi kelebihan iman Kristen dibangun berdasarkan nama Yesus Kristus, yang tetap berkuasa untuk mengusir Setan, menyembuhkan orang sakit dan memberikan jaminan keselamatan (Ibr. 13:8). Itulah bukti Yesus benar-benar Alfa dan Omega sebagaimana pengakuan-Nya, sekaligus yang hendak menunjukkan diri-Nya adalah Tuhan. Selamat berpikir dan merenungkan.

Tidak ada komentar: